Menangani perkara hukum Perceraian Gono Gini Hak Asuh Anak Waris Perdata Tipikor di PA / PN seluruh Jawa Tengah dan Indonesia

NAFKAH MANTAN ISTRI PNS

Kewajiban Mantan Suami Menafkahi Mantan Istri Menurut Hukum Islam
Islam diatur bahwa bila perkawinan putus karena talak, maka bekas suami wajib memberi nafkah dan kiswah (pakaian) kepada bekas istri selama dalam iddah. Kecuali bekas istri telah dijatuhi talak ba'in (talak yang tidak bisa rujuk sebelum istri menikah dengan orang lain terlebih dulu) atau nusyuz (istri duhaka kepada suami) dan dalam keadaan tidak hamil. Lalu bagaimana menurut hukum negara?

Kewajiban Mantan Suami Menafkahi Mantan Istri Menurut Hukum Negara
Dalam hal ini, Pasal 41 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (“UU Perkawinan”) telah mengatur:

Akibat putusnya perkawinan karena perceraian ialah Pengadilan dapat mewajibkan kepada bekas suami untuk memberikan biaya penghidupan dan/atau menentukan sesuatu kewajiban bagi bekas isteri.

Hal Ini berarti, perintah kewajiban mantan suami untuk memberikan biaya penghidupan atau menafkahi mantan istrinya ada pada pengadilan.

Lebih khusus lagi, aturan mengenai kewajiban mantan suami yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (“PNS”) menafkahi mantan istrinya itu tertuang dalam Pasal 8 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil (“PP 10/1983”) sebagaimana telah diubah oleh Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan Dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil (“PP 45/1990”):

”Apabila perceraian terjadi atas kehendak Pegawai Negeri Sipil pria maka ia wajib menyerahkan sebagian gajinya untuk penghidupan bekas isteri dan anak-anaknya.”

PENGADILAN AGAMA SLEMAN

Pengadilan Agama Sleman

Alamat: Jalan Parasamya , Beran, Tridadi, Sleman (Komplek Pemda Sleman)
Telepon:(0274) 868201

Koordinat:   7°42'54"S   110°21'19"E

Entri Populer